dalam keheningan dunia
tenggelam dalam kesunyian tak terdengar
meninggalkan nada untuk dicari
saat mulut terbuka tak bersuara
bibir mengatup menanggung sunyi
kidung terdengar semakin menghilang
menggema dalam keheningan dunia kesunyian
Jika dikau mendengar suara menyayat di tengah malam
darimanakah datangnya nada-nada yang membentuk lagu dari jiwa
apakah dari kegelapan semesta entah dimana
ataukah dari mulut yang walau terbuka tak meninggalkan nyawa?
Dari balik kelam lagu itu datang untuk dimainkan seribu jiwa
dalam ruang kosong yang belum terjelajah
Dunia sepi suara…
Hanya mereka yang mengenal jiwa yang mendengar
Dengarlah nyanyian sunyi itu dalam hatimu saudaraku,
apakah keheningan yang semula satu telah menjadi seribu
ataukah hilang lenyap tak menentu dalam semesta jiwamu
Sepi bicara…
nada-nada bagikan kupu-kupu beterbangan mencari bunga cinta
mengalunkan nyanyian sunyi dari mulut yang terkatup
nyanyianku yang melampaui panca indera
menyentuh langsung ke dalam jiwamu saudaraku
menyapa hatimu yang terbuka terhadap denyar nada-nada beterbangan
seperti kupu-kupu dalam nyanyian semesta jiwa
terbang mencari madu kemurnian dunia
Jika suatu hari kita berjumpa saudaraku
ketahuilah betapa dikau melihat tapi tidak melihat
betapa dikau mendengar tapi tidak mendengar
ketika dikau berbicara namun tak bersuara
nada-nada bagi lagu di jiwamu adalah kata-kata puisi dalam hatimu
nyanyianku adalah nyanyian kesunyian
percakapan para penjaga keraton putih
akan selalu menggema sunyi dalam dunia kebisuan
tak terdengar dalam suara tapi dalam alunan jiwa
ketika nyanyian makhluk kecil menggema dalam ketiadaan dunia