Archive for May, 2008

22
May
08

Air Menyapu Dunia Tanpa Senyumnya

air menyapa angin yang berjalan pelan diatasnya

diceritakannya sedih angin pada air

air pun telah mengelana dunianya dan melihat apa bernama manusia

dahulu air membangga laut tempat hidupnya

menaungi beragam makhluk dengan bahagianya

ikan dan karang menjadi teman perjalanannya

dan dulu manusia menambah indah lautnya dengan kapal-kapal airnya

air menyayangi manusia akan kebajikan mereka dan tautan rasa antar mereka

diberinya manusia pertanda baik akan ikan untuk makannya

mereka tidak merusak lautnya

sehnigga air bermurah hati melindungi mereka dalam lautnya

dan senyum air masih menghias lautnya

masa berlanjut seribu tahun

air tersadar dari lamunan panjangnya

temannya ikan dan karang menghilang banyaknya

mereka bernama manusia melaut sebelum dipanggilnya

dan didengarnya suara letusan

hancur berkeping penghuni lautnya

dan seonggok rongsok memenuhi lautnya

benda hitam menumpah memenuhi lautnya

air merasakan kehancuran lautnya nan berharga

bertanya air pada dirinya

apa mau mereka bernama manusia?

kuberinya dengan cukup diambilnya segala?

air mendengar tangis ikan dan karangnya dan isak burung laut diatasnya dan marahnya takkan dapat terkira

air meraung dengan kerasnya

sungguh lancang mereka bernama manusia

air berlari keseluruh dunianya

tuk kali pertama mencapai darat kawan lamanya

mereka bernama manusia tenggelam

mereka bernama manusia merasakan isak tangisnya

mereka bernama manusia mati dalam ombaknya

merasakan derita para penghuni lautnya

apa yang mereka bangun dalam berabad hilang dalam detik

tiap detik oleh air menghancurkan kesombongan mereka

air menyapu dunia tanpa senyumnya

kembali pada lautnya dengan senyum puasnya