air menyapa angin yang berjalan pelan diatasnya
diceritakannya sedih angin pada air
air pun telah mengelana dunianya dan melihat apa bernama manusia
dahulu air membangga laut tempat hidupnya
menaungi beragam makhluk dengan bahagianya
ikan dan karang menjadi teman perjalanannya
dan dulu manusia menambah indah lautnya dengan kapal-kapal airnya
air menyayangi manusia akan kebajikan mereka dan tautan rasa antar mereka
diberinya manusia pertanda baik akan ikan untuk makannya
mereka tidak merusak lautnya
sehnigga air bermurah hati melindungi mereka dalam lautnya
dan senyum air masih menghias lautnya
masa berlanjut seribu tahun
air tersadar dari lamunan panjangnya
temannya ikan dan karang menghilang banyaknya
mereka bernama manusia melaut sebelum dipanggilnya
dan didengarnya suara letusan
hancur berkeping penghuni lautnya
dan seonggok rongsok memenuhi lautnya
benda hitam menumpah memenuhi lautnya
air merasakan kehancuran lautnya nan berharga
bertanya air pada dirinya
apa mau mereka bernama manusia?
kuberinya dengan cukup diambilnya segala?
air mendengar tangis ikan dan karangnya dan isak burung laut diatasnya dan marahnya takkan dapat terkira
air meraung dengan kerasnya
sungguh lancang mereka bernama manusia
air berlari keseluruh dunianya
tuk kali pertama mencapai darat kawan lamanya
mereka bernama manusia tenggelam
mereka bernama manusia merasakan isak tangisnya
mereka bernama manusia mati dalam ombaknya
merasakan derita para penghuni lautnya
apa yang mereka bangun dalam berabad hilang dalam detik
tiap detik oleh air menghancurkan kesombongan mereka
air menyapu dunia tanpa senyumnya
kembali pada lautnya dengan senyum puasnya