Impian seorang anak manusia
Nyata terlukis dalam rupa
Menatap dalam matanya
Tatapan kerinduan akan keabadian
Ketika kulihat keadaan surga dalam mata seorang hawa
Malaikatku dalam keindahan
untaian lembut nyanyian surgawi
Aku mendengar nyanyian
seribu dewa-dewi surga menggema dunia
Senandung rindu di musim yang baru
Kudengar riuh burung pipit dalam lembut suaramu
Kulihat jejak langkah kecil tertatih dalam keletihan
Kurasakan indah semesta dalam hangat senyummu
Di dalam hati dan di dalam jiwa
Bagaikan bunga-bunga di taman yang indah
Semerbak wangi tercium
Melewati dinginnya mimpi
Aku melihat matahari
datang dan memelukku dengan hangatnya
Aku melihat bulan
datang dan menemaniku dengan sinarnya
Sejuta bintang menanti tuk dipandang
menari-nari riang menghias langit kelam
Kutemukan semesta dalam genggaman malaikatku
Segenggam harapan yang hampir usang
tapi masih terlalu indah
Bumi masih akan berputar
senyummu masih menawan
Cerita cinta masih akan datang
Angin akan slalu membawa legenda cerita kita
yang slalu berakhir bahgia
Hanya waktu yang bisa merenggutmu dari aku…
Malaikatku dan senyumannya
0 Responses to “Senyuman Malaikat”